2.163 Sidang dan 701 Perkara: MK Beraksi di Tahun 2025

Mahkamah Konstitusi ( MK ) menangani 701 permohonan atau perkara sepanjang 2025. Rinciannya, sebanyak 366 permohonan Pengujian Undang-Undang (PUU), 334 perselisihan hasil pemilihan umum kepala daerah, dan satu perkara sengketa kewenangan lembaga negara.
“Dari jumlah tersebut, MK telah memutus 598 permohonan atau perkara. Penanganan permohonan Pengujian Undang-Undang pada tahun 2025 ini mencatatkan jumlah tertinggi dalam sejarah Mahkamah Konstitusi,” kata Ketua MK Suhartoyo dalam pidatonya di sidang pleno khusus penyampaian laporan tahunan 2025 dan pembukaan masa persidangan MK tahun 2026, Rabu (7/1/2026).
“Untuk pertama kalinya, MK meregistrasi lebih dari 200 permohonan Pengujian Undang-Undang dalam satu tahun, bahkan hampir mencapai 300 permohonan yang diregistrasi hanya pada tahun 2025,” tambahnya.